Tradisi Desa Bukek



Tradisi Desa Bukek

1.       Tradisi Tahlilan (Yasinan)

      Hasil gambar untuk tahlilan
Tradisi pembacaan Yasinan merupakan tradisi lama yang masih dipegang oleh masyarakat  Madura Khususnya warga Desa Bukek. Tradisi ini merupakan bentuk ajaran masyarakat untuk mendekatkan diri pada ajaran islam melalui membaca Al-Qur’an, salah satunya Surat Yasin sehingga disebut sebagai Yasinan.
Tradisi ini dilakukan oleh bapak-bapak maupun remaja putra di daerah sekitar. Pelaksanaanya rutin setiap hari kamis malam setelah shalat maghrib. 

2.   Tradisi Muslimatan
Selain tradisi tahlilan, ada juga tradisi yang dikhususkan untuk para akhwat. Tradisi ini biasa disebut dengan tradisi muslimatan yang merupakan tradisi rutinan masyarakat Desa Bukek yang dilakukan oleh ibu-ibu di hari Jum’at pukul 14.00. Tradisi ini berisi pembacaan sholawat, pembacaan ayat suci Al-Qur’an yang kemudian ditutup oleh ceramah islami. Dengan adanya tradisi ini akan menambah kekompakan organisasi warga yang bernuansa islami serta ilmu pengetahuan di bidang keagamaan.


3.   Tradisi Sholawat Nariyah
Tradisi Sholawat Nariyah ini adalah tradisi lama yang masih berkembang sampai sekarang. Tradisi ini biasa disebut sebagai pembacaan shalawat nariyah oleh kaum wanita di Desa Bukek dari anak-anak, remaja sampai ibu-ibu.
Dalam pembacaan Sholawat Nariyah ini, anggota yang mengikutinya diberi biji-bijan (jagung, kedelai dll) sebagai alat hitung berapa banyak sholawat yang telah dibaca dalam waktu yang telah ditentukan. Pelaksanaan pembacaan sholawat nariyah dipimpin oleh salah satu Ustadzah dari perwakilan desa yang kemudian diikuti oleh peserta sholawat nariyah. Biasanya dilaksanakan di masjid Al-Ridwan bertempat di Desa Bukek, Kecamatan Tlanakan, Kabupaten Pamekasan. Sholawat Nariyah rutin dilaksanakan setiap hari sabtu malam minggu tepat setelah sholat maghrib hingga selesai.





Komentar

Postingan populer dari blog ini

Budaya Desa Bukek

Potensi Desa Bukek

Demografi Desa Bukek